KAMU TUBUH MANUSIA
Aku bingung
Sumpah di mulutmu menjilati tubuh-tubuh yang simpang siur
Sudahkah aku mati bersuka cita tak lagi berduka
Aku kebingungan
Di antara tubuh-tubuh renta manusia yang berlumur dosa meminta kasihani tiada tara
Sudahkah berselimut aku sebagai pemegang janji
Sudahkah aku ada di camar-camar yang menjalang di pipi si penista
Meski air berguna menghilangkan dahaga
Mulutku fasih mengucap jika kau manusia di samping rumah dengan baju wangi
Membawa nampan hendak memberi padaku
Aku bingung,
Aku kebingungan,
Jika berbusa mulutku ini
Apakah sumpah takkan lengah di sarung-sarung yang kedodoran dari anak laki-laki yang baru pulang mengaji
Atau telah dilipat bersama dengan mukenah putri
Jika putih tulang tak dapat disebut putih
Putihnya kalimat-kalimat janji
Hanya mulutmulah yang ternoda
Layaknya manusia dari tubuh-tubuh kemarin lusa yang mengeraskan suara
Sumenep, 30 Oktober 2023
***
Puisinya ngasal. Pas bingung lagi ngantuk-ngantuknya. Eh, masuk 10 besar Sayembara Satra dalam memperingati Bulan Bahasa STKIP PGRI Bangkalan. Alhamdulillah buahnya manis. Meski gak juara gak papa. Setidaknya yang ngasal bisa masuk 10 besar. (Pamerrr 🙄)
Komentar
Posting Komentar