Langsung ke konten utama

PUISI "SAJAK TOPLES KOSONG", Oleh: Erka Ray

Aku toples yang diambil pagi-pagi dalam lemari 
Kemana aku dibawa
Meja yang habis dilap itulah tempatku berada
Aku toples yang dibuka dengan gembira 
Tangan tuan rumah, tangan tamu-tamu menjamah isi dalamku
Aku ditawarkan,
"Mari makan"
"Mari dicicipi"
Aku toples yang gembira di hari raya

Itu aku,
Itu aku yang dulu
Kemana aku hari ini?
Aku adalah toples yang membisu di dalam lemari 
Badanku kosong
Tangan-tangan tua dan muda tak menjamahku
Tuan rumah acuh kiranya,
Kemana uangnya untuk membeli isi yang biasanya diletakkan pada tubuhku 
Pun rumah ini sepi 
Tuan rumah seperti mati di hari raya

Di mana aku?
Aku ada dalam lemari saat hari raya
Aku tak diambil pagi-pagi untuk diletakkan di atas meja ruang tamu
Tuanku tengah miskin 
Tuanku tak ada uangnya
Tuanku membuatku tak lagi diperlihatkan pada tamu-tamunya 
Dan tuanku rumahnya tak bertamu


Sumenep, 11 April 2024

Komentar