Langsung ke konten utama

HUMOR "KONSER ARTIS BARAT - DAN 3 JUDUL LAINNYA ....", Oleh: Erka Ray

KONSER ARTIS BARAT

Suatu ketika sepasang suami istri tengah ngobrol santai di sofa rumah sembari menonton tv dan memakan camilan. Disana terlihat si istri sangat ngefans denga penyanyi barat dan ia sangat ingin nonton konser penyanyi itu, tiba-tiba suaminya ingat sesuatu.

"Oh iya ma, tahun depan bakal ada konsernya Martin Julio kesukaannya mama itu di GBK."

"Hulio paa, itu dibacanya hulio bukan julio, julio julio norak banget tauk," sindir si istri pada suaminya.

"Iyaa iyaa papa salah." 
"Oh iyaa, konsernya bulan apa pa? " Lanjut si istri.

"Tadinya sih Hanuari, tapi di undur kalau gak huni ya huli." 


Entahh siapa yang salahhh.... Ku tak tahuuu😅😅😅

Sekian.

Pamekasan, 20 Agustus 2023

***

TURIS BELI KUCING

Di suatu hari di Bali banyak pelancong asing (turis) yang memadati kawasan wisata tersebut. Tidak bisa dipungkiri Bali terkenal dengan destinasi wisatanya yang bagus dan indah. Lalu ada salah satu turis yang melihat kucing yang sangat lucu, sehingga ia pun ingin memelihara kucing. Setibanya di tokong ia pun bertanya pada si penjual

 "Excuse Me sir, ada kuching anggowrra?" tanya si turis.

"Ohh gak ada, Mister," jawab si pemilik toko.

"Emm okeyy, kalo kuching persia?"

"Ga ada juga mister." Lagi-lagi pemilik toko menjawab hal yang sama.

"Kok gak ada semua ya?"

"Saya gak jualan kucing, Mister."

"Kalau you gak jual kuching kenapa didepan you tulis Toko Cat?" Si turis bertanya kebingungan.

"Owalah Itu cat dinding bukan cat ... bahasa Inggrisnya kucing." Demikian kata si pemilik toko sambil menepuk jidatnya.


Pamekasan, 20 Agustus 2023


***

RUQYAH

Di suatu sekolah yang letaknya tidak jauh dari alun alun kota, sudah selama 1 minggu disekolah itu sering terjadi kesurupan, banyak siswa dan siswi kerasukan jin jahat sehingga kehilangan kendali.

Kepala sekolah pun berinisiatif untuk mengadakan ruqyah massal, yang mana ruqyah ini diwajibkan bagi siswa yang pernah mengalami kesurupan di sekolah itu. Kegiatan ruqyah massal pun dimulai semua siswa dan siswi yang menjadi korban kesurupan berkumpul di aula sekolah. Lalu ada seorang siswi sebutlah namanya jamila yang penasaran akan ruqyah, ia juga mengikuti kegiatan itu walaupun ia tidak pernah kesurupan.

 "Ayo siswa dan siswi ikuti bacaan yang saya baca," ajak kyai yang memimpin ruqyah itu, sembari para petugas OSIS membagikan kantong plastik satu persatu kepada siswa siswi yang ikut kegiatan itu. 

Ditengah kegiatan ruqyah itu semua siswa dan siswi seakan ingin muntah.

"Ayoo keluar kan semuanya, jangan ditahan tahan, keluarkan, muntahkan pada kantong plastik itu," seru kyai. 

Jamila yang hanya ikut karena penasaran ia pun menjadi bingung harus melakukan apa, semua temannya muntah dan hanya ia yang tidak, karena panik ia pun hanya meludah ke kantong plastik itu. Kyai yang melihat kantong plastik jamila yang terlihat ringan datang menghampiri jamila. 

"Nak, kenapa kantong plastikmu ringan sekali, ayo keluarkan semuanya jangan ditahan," ucap kyai.

"Iya pak kyai, plastik saya ringan mungkin karena jin yang masuk ke saya masih bayi, jadinya yang keluar cuma ludah, temen temen muntah mungkin karena jin mereka sudah kakek kakek pak kiyai," ucap Jamila. 

"Oh gitu, iya iya bagus ...." 

"Hahh??!! &$@&$?! &#-." Beginilah ekspresi para osis yang melihat kejadian ini.


Pamekasan, 20 Agustus 2023

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI NOVEL JANJI KARYA TERE LIYE, Oleh: Erka Ray

Judul Resensi: Sepanjang Janji Digenggam  Judul Buku: Janji Penulis: Tere Liye Bahasa: Indonesia Penerbit: Penerbit Sabak Grip Tahun Terbit: 28 Juli 2021 Jumlah Halaman: 488 halaman ISBN: 9786239726201 Harga Buku: -  Peresensi: Erka Ray* Penulis dengan nama asli Darwis ini terkenal dengan nama pena Tere Liye. Dunia buku dan tulis menulis tentu tidak akan asing lagi. Pria kelahiran Lahat Sumatera Selatan 21 Mei 1979 ini sudah mulai menulis sejak masih sekolah dimulai dari koran-koran lokal. Selain seorang penulis dia juga merupakan seorang Akuntan dan juga lulus Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Tere Liye memilih berbeda dengan penulis lainnya, dengan tidak terlalu mengumbar identitas dan jarang menghadiri seminar, workshop kepenulisan dan lain-lain. Novel Janji ini merupakan novel ke sekian yang telah ditulisnya. Mulai menulis sejak tahun 2005 dengan karya pertamanya yaitu "Hafalan Salat Delisa" yang telah diangkat menjaga film layar lebar. Selain itu j...

PUISI "MURAHAN - CERITA PUTRI RAJA - YANG TAK BERTAPAK - KEHILANGAN", Oleh: Erka Ray

MURAHAN  Si murah sedang menulis kisah-kisah baru di buku yang menguning Si murah sedang menyatakan dengan lantang soal dirinya yang murahan Si murah tak bermoral menjilat sepatu sendiri yang kotor di depan halayak Si murah baru saja menghapus air mata sendiri Apakah si murah sudah tak layak menempatkan harga tinggi?  Semisal setara semangkuk mie yang mengepul asap baru dimasak Sumenep, 30 Januari 2023 CERITA PUTRI RAJA Aku pintar berbual Jika aku adalah seorang putri raja Gaunku indah sekali  Kalau disuruh ketika mungkin aku akan lepaskannya  Berbaring sendirian dalam pengaduan Aku tak tahu, aku putri yang seperti apa Aku pandai membuat cerita  Biar kukisahkan lagi soal tahtaku yang tinggi Saat menoleh aku telah terlampau jauh dari kalian Akulah putri raja yang tiaranya berdarah Nyawaku tersangkut di sana Suatu ketika di ceritaku Aku meninggal memeluk kain-kain lusuh Agaknya aku baru saja menulis Akulah yang akhirnya membuat cerita diriku yang mati  Malang...

CERMIN - "KISAH MAS BULAN", Oleh: Erka Ray

"Seperti Anjani yang kehilangan Mas Laut dalam tragedi demo tahun 1998 dalam novel 'Laut Bercerita', semoga Mas Bulan tidak pernah kehilangan siapapun dan apapun. Itu doaku. Doa sepintas saat kita bertemu." Aku tidak tahu siapa nama Mas Bulan, tapi karena wajahmu teduh layaknya bulan saat ditatap, maka aku menamaimu 'Mas Bulan'. Laki-laki pertama yang kutemui di bus, yang tidak basa-basi menyapa perempuan yang duduk di sebelahnya. Kau tak menyapaku sama sekali, Mas. Tak seperti laki-laki lain. Mereka para lelaki baik tua atau muda masih sering basa-basi menyapaku di dalam bus dengan berbagai perangai modusnya. Aku tak suka laki-laki atau siapapun yang mengajakku berbicara saat di bus. Aku mual, Mas. Aku sakit kepala, ngantuk bukan kepalang. Dan mereka masih basa-basi menyapaku, menggangguku yang hanya ingin menatap pemandangan dari kaca bus. Padahal aku sama sekali tidak terbesit untuk basa-basi mengajak berbicara siapapun di dalam bus. Kecuali, or...