Mari duduk di sebelahku
Sebelum sore benar-benar menguning di langit
Duduk dengan semangkuk bakso
Bukan sekarang,
Tapi hari itu
Kita berhah kepedasan
Merobek satu dua tissue
Iseng membaca daftar menu
Iya hari itu,
Dua mangkuk di depan kita tandas
Berlomba siapa yang paling lihaibmenuntaskan
Pun kenangan setelahnya
Bohong jika langit sore hanya sendu sebab wajahmu
Bohong jika pohon-pohon kelapa bergerak santai akibat angin saja
Dan ikhlasnya daun kering merenungi nasibnya
Sore itu selesai dua mangkuk kita
Pulang katamu,
Melewati langit yang menguning semakin terang
Berbaris rapi anak-anak dipinggir jalan
Memburu senyum di garis langit paling ujung
Setelahnya aku yang berteriak dari boncengan
Terus berkelok
Sampai di tujuan saat diantar pulang
Terima kasih
Sumenep, 07 Juli 2023
Komentar
Posting Komentar