AKU MENGINGINKANMU
"Bangunlah, Sayang. Kekasihmu datang."
Demikian
Mulai menjejal tanah-tanah kosong samping rumah
Tempat tetangga membakar sampah
Tungku rumahmu siap digunakan
Buatkanlah aku makanan
Memelukku setangkas pagi
Melantunkan lagu syahdu
Mendayu,
Hendak membuai telingamu
Aku sudah berdiri di pintu rumah
Memandang cat yang kusam
Bukalah,
Aku hendak masuk
Melipir sebentar untuk membuka gorden rumahmu
Aku hendak memelukmu sebentar
Namun saling tabrak dengan ego
Pun mulut-mulut tetanggamu yang cukup tajam
Aku diam mendamba
Biarkan aku masuk ke rumahmu pagi ini
Mengelus pipimu dengan air wudhu
Lalu memelukmu yang bermukenah
Sumenep, 07 Juli 2023
***
PERTEMUAN
Lembar-lembar abstrak terluka kentara
Warna-warni lupa diri menerobos memanipulasi
Aku tangkas
Tapi tak pantas
Kalian datang berderet senyum
Aku lama memandang tak percaya
Bangku-bangku kosong terisi
Kerudung kita sama
Tawaku memelukmu dari samping
Dengan abjad di buku-buku halus
Aku bertanya,
"Kamu senang bertemu denganku?"
Seperti hanya bayangan,
Tubuhmu terbang
Baju-baju hijau
Aku tersenyum lebar
Aku bisa melihatmu lebih baik
Degup jantung berbaik hati mengapa
Ayo duduk di sampingku
Teman lama
Aku hanya ingin bercengkrama
Dahulu kita berebut alat tulis yang lebih bagus
Memamerkan barang beru
Sumenep, 07 Juli 2023
***
IZIN
Izin menggenggam tanganmu
Izin bersandar pada bahumu
Sebentar
Seperti kita
Yang juga sebentar
Izin istirahat
Tidak perlu berkata
Kita;
Cukup meresapi setiap apa yang ada
Jika bukan kita
Tak apa
Sumenep, 07 Juli 2023
***
MASIH DI SINI
Senyummu lebar
Aku datang ingin menikmati
Bolehkah
Aku samping kanan
Pun samping kiri
Liat aku masih di sini
Aku berharap
Memelukmu hanya dengan doa
Meriasi bibirmu
Berusaha membuatmu salah tingkah
Sumenep, 07 Juli 2023
Komentar
Posting Komentar