Langsung ke konten utama

PUISI "ISTIRAHAT", Oleh; Erka Ray


Terlepas aku ada 
Pun aku jatuh 
Daun merobek cinta dengan terpaksa 
Seperangkat jabatan dicopot 
Aku berlindung
Menghamba dengan hina 

Ekor matamu melihatku
Aku sedih menghapus air mata sendiri
Aku pulang
Tertatih 
Hampa
Sendiri
Merebahkan tubuh untuk bisa lepas dirangkul malam 

Bisa temui aku 
Aku sendiri
Kala api harus membakar kekasih atas nama cinta 
Abu terbang sebagai perwujudan 
Daun tua menghitung usianya 
Selamat,
Akhirnya maut jodoh paling pasti

Aku tertidur pulas
Bangunkan aku 
Lusa tak apa
Aku tak benar-benar istirahat


Sumenep, 19 Juni 2023

Komentar