Apa bibirmu basah lagi
Eh salah,
Ternyata mata
Kenapa?
Ada apa?
Siapa penyebabnya?
Aku masih bertanya
Di antara bibiku yang tak kunjung terbuka
Siapa?
Apakah aku?
Apa yang aku perbuat?
Nyatanya kamu menggeleng kali ini
Berarti bukan aku
Lalu siapa?
Apa kamu ikut mendung melihat langit di atasmu
Ikut resah
Ikut menetes
Hapuslah
Lihat tanganku terjulur menawarkan sapu tangan
Memang tidak baru
Tapi bisa untuk air matamu
Aku kira tadi mulutmu
Ternyata matamu yang setelah tertutup
Merindu
Serindu-rindunya
Sumenep, 16 Januari 2023
Komentar
Posting Komentar