Terima kasih,
Kata itu yang pertama aku ucapkan saat melihatku
Dengan pencahayaan langit yang mulai remang
Dibarter dengan pencahayaan malam yang kelabu
Kenapa kamu malah berdiri di ujung jalan sana
Setia menanti hijau
Atau ingin cepat-cepat pergi darinya
Keanehanmu memang,
Kau melihat rambu apa di sana
Jalannya tenga ramai dengan orang-orang yang hendak pulang
Jalan sore ini sedang berbaik hati untuk diam
Bermurah hati untuk mempersilahkan orang-orang menyakitinya
Sedang kamu,
Apa yang dilakukan di sana
Menarap rambu dilarang parkir?
Sudah banyak tidak diiyakan oleh yang lain
Mari pulang langit telah tertidur
Siap dengan selimut tebalnya
Dan siap dengan nyanyian bintang yang tak seberapa
Sumenep, 06 Januari 2023
Komentar
Posting Komentar