Pagi ini langit sedang berbaik hati
Membuka matanya
Di antara kita yang sibuk
Pagar-pagar rumah yang bekernyit
Dan kaca-kaca toko yang tertimpa panas
Langit berbaik hati menepati janji
Datang lagi, berkata lirih,
"Bisa kita sarapan pagi bersama."
Mungkin langit sedang kesepian melewati malamnya
Lalu membuka mata
Bertemu desa yang ramah
Dan kota yang sibuk makiannya
Meski garis bibirnya selalu tersungging senyum
Dia ramah,
Menyapa bibir-bibir lain yang saat ini sedang sibuk menggosipkan tetangga
Menyapa atap rumah yang tak tak lagi resah
Iya meski selalu diabaikan
Tak pernah sedikitpun ada penuntutan
Janji-janjinya tetap di jari manis
Melingkar erat
Tanpa dusta yang harus ikut serta
Hari ini bahagia
Meski tak benar-benar tahu letaknya
Tapi sepanjang jalan
Senyum-senyum sibuk diukir
Lebih sibuk dari kota ini
Pamekasan, 11 Januari 2023
Komentar
Posting Komentar