Seberapa rapat sandaranku padamu
Yang tidak mau diundurkan
Dikendurkan
Dan Direnggangkan
Aku merapat pada keningmu yang berkerut
Berpikir kenapa aku begini
Aku merapat pada pipimu
Ternyata dia sedang merona
Aku langsung berpuisi
Memintamu untuk lebih merona
Aku dekat
Sangat
Tidak mau membuat jarak denganmu
Dan jangan suruh aku
Sebab aku tak akan mau
Aku masih setia
Lihatlah samping kiri dan kanan
Aku menjadi angin yang usul menerbangkan bajumu
Aku ada di depanmu
Dekat
Menjadi tempat teduh yang sangat kau cari hati
Karena panas
Khawatir kulit terbakar
Padahal bentuk cinta mentari
Kau tepi menemuiku yang teduh
Kita rapat
Mendekat
Di keningmu
Di pipimu
Di baju-bajumu
Sumenep, 15 Januari 2023
Komentar
Posting Komentar