Sebaris doaku lancar saat keluar dari mulut
Agar jalan dipermudah
Dan tunangan ditiadakan
Aku lancar saat menyapa langit dengan doa
Saat bulan tengah terlelap
Aku duduk di sajadah menceritakan hari yang sibuk
Aku pulang detik itu juga
Apa aku terlihat bercanda
Karena esoknya aku harus pergi
Tapi aku tau jalan pulang
Saat mentari menunduk di wajah langit
Aku harus menuntaskan rindu ini
Kesibukan seharian membuatku tidak nyaman
Aku berjalan,
Meski tidak berjalan sungguhan
Aku berhitung
Saat detik bersamamu nanti akan tiba
Aku tau caraku pulang
Jika sudah saatnya
Doaku akan lancar sendiri menyapamu
Pun, aku akan jadi orang paling konyol saat meluapkan kerinduan
Sumenep, 02 Januari 2023
Komentar
Posting Komentar