Aku akan di sini,
Saat kamu tidak ada telinga lagi untuk mendengar
Saat mulut hanya menjadi pajangan bukan pembicara
Aku untukmu esok lusa
Jika debu sudah dihapus dari jendela kamarmu yang lampunya tak menyala
Dan dinding cat putih yang mengelupas
Kamu kuat,
Aku berterima kasih jika lagi-lagi aku debu hitam sisa bakaran kayu
Aku tau kamu duri yang mempertahankan diri
Entah dengan cara apa kali ini
Kamu kuat
Terima kasih telah kuat
Jika bukan mawar yang menjadikanmu merah dengan kelopaknya
Maka jadilah hijau yang mengorbankan daun demi warna coklatnya
Aku tau kamu telah senyap
Lebih suka berlama-lama terlelap
Meski kalap, aku tau kamu penat
Aku berterima kasih
Jika lagi-lagi kamu harus abu-abu yang tak bisa kusebut hitam atau putih
Jalan yang tak bisa kusebut lurus
Tapi kamu kerikil yang tak bisa kuremehkan
Sumenep, 02 Agustus 2022
Komentar
Posting Komentar