Langsung ke konten utama

PUISI "KAMAR DENGAN CERITANYA", Oleh: Erka Ray

 Di kamar kotak dengan sisi-sisinya ku rendai tangis

Ada kaca yang menggantung kosong di sebelah kanan

ada pintu hitam yang berdiam durja

ada paku yang tersakiti di atas sana


Kamar kotak persegi empat

riuh ricuh tak mau diam

angin tampar menampar lewat jendela kecil

gorden-gorden melambai mempersilahkan

Tapi ada di pojok kanan atas kesedihan yang digantung paksa


Mengetuk pintu tidak dibuka

seisi kamar menolak didatangi

bantal-bantal basah dengan air mata yang bercerita

selimut tidak lagi hangat

tubuh mengadu dia dipermainkan oleh kedinginan


Sudah tidak bisa dipersilahkan

Kunci di gagang pintu memaksa mengurung diri

sudah muak ada benda riasan yang tak bisa melukis senyum di wajah sendiri

masih asik dengan merah pipi yang warna-warni

tapi budar kala diadu dengan senyum yang nanar


Kamar kotak persegi,

tempat bersimpuh di sisi-sisi yang tak bisa ditemui

dengan banyak mulur yang sibuk melukis perkataan di dindingnya

dan air mata jadi pewarna alaminya


Sumenep, 19 Agustus 2022

Komentar