Langsung ke konten utama

PUISI "AKU BERTANYA" Oleh ; Erka Ray

 Dari jendela buram waktu itu

Aku debu yang bertanya aku siapa

Dari dinding yang menguning sore itu

Aku retak yang bertanya gunaku apa


Di jalanan padat aku menjadi lampu merah

Motormu berhenti tapi tidak betah

Harapanku menempel di helm mu waktu itu

Kamu menghapusnya, katanya mengganggu


Aku pun zebra cross untuk menyebrang

Dan kakimu kasar menyapaku dengan solnya 

Melewati garis putihku dengan terburu-buru

Segera pergi tanpa menoleh pada bekas injakanmu di kenanganku


Aku jarak yang bertanya sejauh apa aku telah ada

Aku jalan yang bertanya serumit apa aku disusuri

Aku dinding yang bertanya seputih apa aku menjadi latar di kamarmu

Aku jendela yang kebingungan, pemandangan apa yang bisa aku berikan pada matamu


Sumenep, 10 Januari 2022


Komentar